Categories
Uncategorized

[DAY_ONEHUNDREDTHIRTEEN] Seri Web Seminar Institute for Political Ethics Studies (INSPECTUS)_SesiPerdana (01 of 02)

Seri Web Seminar INSTITUTE FOR POLITICAL ETHICS STUDIES (INSPECTUS):
“Puspa Ragam Etika Politik: Gugus Ikhtiar Merawat Keadaban Publik”

Motto:
Perangkulan bukan penyingkiran,
Membelai bukan mengerkah,
Mengayomi bukan mendiskriminasi
Desa membangun keadaban publik

Sesi Perdana
Sabtu, 14 Agustus 2020, pukul 13.00-15.00
lewat aplikasi virtual meeting Zoom.

Topik: Wajah Etika Politik Indonesia Kontemporer, Krisis Nilai, Peluang, dan Tantangan
Narasumber: Prof. Komaruddin Hidayat (Rektor UIII dan Pendiri INSPECTUS) dan Binny Buchory, M. A. (mantan aktivis sosial, politisi partai Golkar dan Pendiri INSPECTUS)
Moderator: Hendar Putranto, M. Hum. (Pendiri INSPECTUS)

Berikut E-Flyer-nya:

(C) DESIGN credit goes to bang Ray (c) 2020

Pertanyaan panduan untuk Narasumber Web Seminar Sesi Pertama
a) Apakah Anda mengetahui indikasi-indikasi riil dan konkret dari proses semakin tergerusnya keadaban publik (nilai-nilai Etika Politik seperti sudah disampaikan dalam bagian Latar Belakang) dalam lingkup pekerjaan dan aktivitas Anda sehari-hari? Jika ada, seperti apa tipologi/kategorisasi isinya?
b) Dalam kapasitas Anda sebagai seorang cendekia (dosen, peneliti, penulis, dan pengamat) isu etika politik dan etika publik, apa analisis yang dapat Anda bagikan sebagai insight untuk audiens Seri Web Seminar ini?
c) Bagaimana pandangan dan analisis Anda terkait ketigabelas isu Seri Web Seminar dalam kerangka Etika Politik (Umum maupun Khusus)?
d) Apa modalitas yang perlu kita kembangkan untuk membangun penyelenggaraan kehidupan politik dan kehidupan sosial yang etis? Modalitas dimaksud adalah antara lain: hukum, institusi publik, organisasi sosial-kultural-keagamaan, institusi akademik, forum-forum ramah milenial, partai politik, dsb.
e) Apa saja dampak-dampak, baik jangka pendek maupun jangka panjang, dari tergerusnya keadaban publik dan mundurnya nilai-nilai luhur berpolitik (sebagai Res Publica) terhadap upaya bersama membangun demokrasi dan demokratisasi di Indonesia?
f) Langkah kontribusi konkrit (things to do, quid mihi agendum) apa yang Anda anjurkan bagi para peserta Web Seminar dalam kaitannya dengan tema pembahasan yang spesifik dalam sesi ini?

Minutiae Acara Seri Web Seminar INSTITUTE FOR POLITICAL ETHICS STUDIES (INSPECTUS):
“Puspa Ragam Etika Politik: Gugus Ikhtiar Merawat Keadaban Publik”
Sabtu, 15 Agustus 2020, pukul 13.00 – 15.00 WIB

MC mempersilakan:
1. Sambutan dari Direktur Eksekutif INSPECTUS: Raimondus Arwalembun
2. Direktur Eksekutif menyerahkan jalannya acara ke Moderator
3. Moderator memperkenalkan profil pembicara 1
4. Moderator menyilakan pembicara 1 bicara (30 menit maks)
5. Moderator memperkenalkan profil pembicara 2
6. Moderator menyilakan pembicara 2 sharing pengalaman (15 menit maks)
(*)Sesi foto bersama pembicara dgn audiens
7. Moderator highlight poin2 yg disampaikan Pembicara 1& 2 (3 menit maks.)
8. Sesi Tanya jawab termin 1 dibuka (3 penanya, maks. 15 menit)
9. Tanggapan dari Pembicara 1 maupun 2
10. Recap tanya jawab Termin 1
11. Sesi Tanya jawab termin 2 dibuka (3 penanya, maks. 15 menit)
12. Recap tanya jawab Termin 2
13. Closing statements dari setiap pembicara
14. Moderator mengucapkan terimakasih kepada para pembicara dan audiens yang sudah hadir
15. Pengumuman soal jadwal Webinar berikutnya
16. Sayonara

precursor discourse (di kolom chat Zoom)
From Sahabat Seni Nusantara to Everyone: 01:07 PM
sekarang sudah jam 13:07, apakah kita mau mulai?
From Raimondus Arwalembun to Everyone: 01:07 PM
Mas Hendar, apa kita tunggu beberapa peserta lagi?
From Ahmad Ahmad to Everyone: 01:09 PM
Menarik menelisik raport merah Mas Menteri oleh Prof Azumardy
From Tami to Everyone: 01:09 PM
Suara Mas Hendar kecil ya

Credit photo goes to mbak Budhis, salah satu peserta Webinar dari Institut KAPAL Perempuan.

Categories
Uncategorized

[DAY_ONEHUNDREDEIGHT] Revisi Minor berasa Mayor (01)_wink

Will there’s more to come or this is the last straw for this year?
Fiu … hopefully no more leher kenceng kayak begini … maklum, makin berumur 😀

cheers!

Hendar

Categories
Uncategorized

[DAY_ONEHUNDREDNINE] Revisi Minor Berasa Mayor (02) _wink_

Sudah di-submit ke TurnItIn dan Grammarly dulu.
Stelah dua ini baru submit ke RJIC pakai ScholarOne Manuscript website.

Semoga sdh ada kabarnya sebelum tanggal 12 Oktober 2020 nanti: ACCEPTED. Amin

Gak sia2 lah begadang tiga malam terakhir ini untuk bisa menghasilkan naskah 17,033 kata ini dan submit sebelum deadline tanggal 11 Agt berakhir … hehe…

cheers!

Hendar

Categories
Uncategorized

[DAY_ONEHUNDREDTEN] Seri Webinar_FIKOM_UMN: Menulis (tembus naskahnya) di Jurnal Internasional Bereputasi

“Alamak susah tembusnya, bahasa Inggris saya gak bagus-bagus amat, kalaupun mau tembus harus bayar jutaan sampai belasan juta rupiah, reviewernya kejam-kejam, saya sampai trauma untuk coba kirim lagi, naskah yang dikirim lebih sering di-reject daripada di-accept, dst dsb.”

Demikian litani keluhan para dosen-peneliti dan mahasiswa Program Doktoral, semenjak DIKTI memberlakukan kewajiban menulis terpublikasi di jurnal bereputasi internasional, atau, jurnal yang terindeks-Scopus, istilah populernya. Pertanyaannya, benarkah kewajiban publikasi di jurnal bereputasi internasional menjadi Dementor penghisap kebahagiaan bagi para mahasiswa program Doktoral dan para dosen-peneliti yang mau naik JJA-nya? Sedemikian sulitkah naskah penelitian dalam ranah social, cultural & humanities yang ditulis para penulis berbahasa ibu Indonesia untuk dapat tembus dimuat di jurnal bergengsi tersebut?

Menjadi seorang cendekia dan aktivitas menulis bukan hal asing. TriDharma Perguruan Tinggi membenarkan aktivitas menulis cendekia sebagai bagian inti Pilar TriDharma: Riset/Penelitian berujung pada publikasi. Seiring menguatnya rezim penulisan dan publikasi ilmiah di jurnal ‘bereputasi internasional’ selama beberapa dekade terakhir ini, published or perished menjadi mantra sakti yang semakin diyakini konstruksi kebenarannya oleh para cendekia zaman now. Lantas, bagaimana kita, para cendekia, menanggapi isu dan problematika tersebut? Kalah sebelum bertanding? Blame game? Mengutuk kegelapan? Atau menyalakan lilin dan mencari jalan keluar?

Webinar yang diadakan FIKOM UMN pada 12 Agustus 2020, pukul 10.00 – 11.30 WIB akan dibawakan oleh cendekia muda bersemangat, a prolific author, Hendar Putranto, dosen tetap di FIKOM UMN dan mahasiswa Program Studi Doktoral Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia (Angkatan 2019).

Naskah hasil penelitian lapangan (co-author dari ibu Bertha Sri Eko) di dusun Buneng, Desa Boro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada 2018 lalu, berhasil ACCEPTED & PUBLISHED di jurnal terindeks Scopus Q1 (Intercultural Communication Research/RJIC) yang dikelola penerbit bereputasi Taylor & Francis (London), pada 30 Juni 2019 lalu.

Berikut profil tulisan yang berhasil tembus di jurnal bergengsi RJIC tersebut:

Eko, B. S. and Putranto, H. (2019). The Role of Intercultural Competence and Local Wisdom in Building Intercultural and Inter-religious Tolerance.
Journal of Intercultural Communication Research, 48(4), 341-369. Received 12 Feb 2019, Accepted 30 Jun 2019, Published online: 28 Jul 2019. https://doi.org/10.1080/17475759.2019.1639535

Link untuk mengaksesnya:
https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/17475759.2019.1639535

Sharing pengalaman menulis (dan berhasil tembus) di jurnal internasional bereputasi ini diharapkan dapat menjadi lilin penerang bagi aspiring scholars untuk memahami gugus persoalan di atas.

How?

Ikuti percakapan ini (link YouTube menyusul ya)

cheers!

Hendar

Credit gambar 1 dan 2: dari FB nya C. Felix
Credit gambar 3: dari mbak L., kolega di FIKOM yg memfasilitasi berlangsungnya seri Webinar setiap Rabu ini.

Categories
Uncategorized

[DAY_ONEHUNDREDSEVEN] Hikmah Akhir Pekan: kasus Nomor WA Teman Diretas

Kejadiannya spt ini (dalam moda screenshot WhatsApp)

Berikut refleksi yg disampaikan olehnya dua hari setelah kejadiannya:

Salam pagi saudaraku,

Hikmah Akhir Pekan.

Pengalaman diretas (hack) sungguh menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Selain dongkol, ada rasa malu, marah, dan getem-getem, dihati dan juga khawatir. Bayangkan kalau hacker tidak melepas nomer hape, berapa ratus nomer akan hilang dan betapa kesulitan bisa terjadi karena sistem aplikasi yang ada.

Setelah usai dan nomer WA di lepas kembali oleh hacker, banyak yang bertanya, bagaimana dapat dengan cepat mengatasi?

Pengalaman tak nyaman itu membuka kesadaran baru tentang campur Tangan Tuhan dalam segala perkara. Dan saya percaya.

Oleh karena itu bukalah pintu untuk Tuhan masuk dan bertahta di dalam hatimu setiap saat..

Saya sadar bahwa WA saya diretas ketika diberitahu oleh anak saya yang dihubungi oleh sahabat yang diberitahu ex dosennya yang juga teman saya [sic. Hendar Putranto], juga lewat email dihubungi seseorang dari surabaya dan tak terduga , yang 2018 yang lalu pernah mendapat pelatihan MBTI . Anak-anak dan satu sahabat dosen umn bergerak sangat cepat, memberi tahu orang-orang yang saya kenal bahwa nomor WA saya dihack. Saya juga lewat email melakukan hal serupa. Gerakan ini saya namakan gerakan pagar betis, memblock peluang hacker membobol hape orang lain melalui hape saya.

Kuncinya : dengan kerjasama penuh persaudaraan, hindarkan dampak buruk terhadap orang lain dari kondisi buruk yang kita alami, niscaya keburukan itu dengan sendirinya berhenti.

“Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.”
(Roma 13: 10)

Salam sehat dan damai

[08:48, 10/08/2020] Hendar Putranto: Terimakasih “sahabat sejalan” atas sharingnya. Refleksi yg sangat menyentuh dan layak dibaca utk menginspirasi lbh banyak orang. Izin saya repost di blog saya hari ini. Apakah nama panjenengan kersa saya sebutkan atau cukup “sahabat dan kolega dosen di kampus tempat saya mengajar”?

[08:57, 10/08/2020] Sahabat sejalan

lesson to learn:
Lindungi piranti percakapan Anda entah itu Whatsapp atau Telegram atau FB Messenger atau yg lainnya dari tangan2 jahat yg menggunakan nama (akun dan profil Anda) utk mencapai tujuan2 busuknya. Caranya, misalnya: double encryption, jangan sembarang pencet link “verifikasi” yg ada di WA, dst, dsb.

Categories
Uncategorized

[DAY_NINETYNINE] Rolling back the year when our research manuscript be published in Q1 Journal (RJIC)

many more to come and be published, hopefully.
repeating success in publication is more challenging than smashing one hit wonder and then gone … hehe…

cheers!

Hendar

Categories
Uncategorized

[DAY_ONEHUNDRED] The Importance of Political Ethics to Nurture Public Civility

Latar belakang seri Webinar tentang Etika Politik yg akan segera diadakan oleh INSPECTUS.
Tunggu tanggal mainnya yah. Moga2 di bulan Agustus ini akan terlaksana dua kali.

salam,

Hendar Putranto
Anggota Tim Penyusun TOR Seri Webinar

Categories
Uncategorized

[DAY_NINETYSEVEN] Webinar_Pre-Launching_HasilRiset_Menguatnya Sikap dan Praktik Intoleran dalam Komunitas lewat PAUD

Let the message be clear:
I STAND FOR DIVERSITY AND RESPECT FOR DIFFERENCES!

Saya merasa beruntung dan terhormat diundang Institut KAPAL Perempuan (dalam kapasitas sebagai Anggota Perkumpulan KAPAL Perempuan dan dianggap ahli dalam hal/isu Toleransi) untuk menghadiri Webinar pre-launching Hasil Riset yang diadakan Institut KAPAL Perempuan tentang isu Kecenderungan Menguatnya Intoleransi dalam Komunitas lewat PAUD: Studi Etnografis di sejumlah PAUD di wilayah Solo Raya.

Berikut undangan yang saya terima beserta desain acaranya:

Berikut skrinsyut bukti kehadiran (awal dan akhir)

Berikut 4 slides paparan yg kuanggap menarik dari sejumlah salindia yg disampaikan mbak Eci dan mbak Citra dalam presentasi mereka:

Berikut input singkat dariku untuk menanggapi hasil paparan:

Selamat untuk mbak Eci dan mbak Citra dan tim peneliti dari Institut KAPAL Perempuan.
Bagus sekali ini hasil penelitiannya, data pengalamannya kaya.

Tanya: ini penelitian kualitatif dgn model Etnografis, dan pengumpulan data secara obserasi partisipatif kan ya? Apa boleh diketahui screen share kutipan transkrip verbatim dan kodingnya? karena utk tahapan koding ada berlapis2, open, axial, selective; baik dari informan yg non-terpapar maupun yg terpapar intoleransi.
Unit Analisis Penelitiannya itu PAUD, Yayasan, Guru (Agency), Keluarga, dll? Unit analisis yg lebih terfokus akan menghasilkan konten rekomendasi yg berbeda2 utk setiap unit analisis yg di-cover.

Selain itu, juga perlu diperhatikan bagaimana mengkomunikasikan hasil penelitian: apakah di jurnal, atau di ruang publik virtual spt Webinar ini, dll? Perlu ada strateginya masing2.

Spektrum evolusi sikap beragama yang disampaikan bang Al Chaidar juga membukakan mata saya. Penelitian kami dari tim peneliti Hibah PDUPT (FIKOM UMN) ke dusun Buneng di Kabupaten Blitar pada 2018 yg lalu membuktikan hipotesis sebaliknya dalam skala yg lebih kecil, yaitu dusun. Di Buneng, toleransi sungguh bagus dan sudah lama sekali terjadi di dusun tersebut. Misalnya: tindakan kolektif membantu membangun tempat ibadah agama lain, juga mengunjungi orang beragama lain yg sakit dan mendoakan kesembuhan si sakit sesuai dgn agama kepercayaan masing2 yg datang berkunjung.

Categories
Uncategorized

[DAY_NINETYEIGHT] Selamat Merayakan Idul Adha 1441 Hijriah, 31 Juli 2020

Hendar Putranto
pantun (c) 2020

Meskipun ketupat hanya sedikit, namun hati tidak menjadi pelit.
Sarapan opor, semangat tidak boleh kendor.
Jarak dan wabah memisah, Silaturahmi jangan sampai tinggal Kisah.

Selamat Hari Idul Adha 114 Hijriah, bagi teman2, rekan2 dan handai taulan sekalian yang merayakannya.

Salam sehat jadi berkat!

Hendar Putranto

Berikut beberapa foto ucapan lucu dan menarik yg beredar di grup WhatsApp yg saya ikutin.

Copyright belongs to the artist/creator, though relatively unknown.
Please tell me if anyone feels their copyrights propriety be infringed by these postings.

dhuuh…deg2an aku_nunggu_dijadikan daging korban (c) HendarPutranto,2020

Categories
Uncategorized

[DAY_NINETYFOUR] Manufacturing scientific article (self-author) in Turnitin to get 1% Similarity

Reading, understanding and overcoming algorithm. Hey, 1% is quite original, right?

Hendar

here’s the real deal, afterwards.