Categories
Uncategorized

Filsafat Gaul: On Cheekiness

Saya: Kereen jd narahubung buat (sebuah lembaga pendidikan terkemuka di Jakarta) 👍

Dia: Becanda itu pak hehehe 😅😅😅

Saya: Pernah baca buku ini, bang?

“In Search of Lost Cheekiness” 101
Greek Philosophy of Cheekiness: Kynicism 101
Pissing against the Idealist Wind 103
Bourgeois Neokynicism: The Arts 107
Cynicism as Cheekiness That Has Changed Sides 110
Theory of the Double Agent 113
Cheeky Social History 115
Embodiment or Splitting 118
Psychopolitics of Schizoid Society 120
Unashamed Happiness 124
Meditation on the Bomb 128

Dikutip dari Kritik der zynischen Vernunft karya filsuf Jerman, Peter Sloterdijk (1983, 2 volumes)

*Becanda* itu sudah didalami scr filosofis oleh skurang2nya dua orang filsuf Eropa: yg pertama Henri Bergson dgn karyanya Le Rire : essai sur la signification du comique (1900) dan yg kedua, oleh Peter Sloterdijk dengan karya seperti saya tuliskan di atas.

Jadi, 🤣 becanda itu cheekiness dan itu yg hilang dari kajian Filsafat Eropa modern. Kajian Filsafat Eropa Modern menjadi terlalu serius dan terkesan knowing it all. Philosophy is no longer fun & experienced as katharsis.

Bagaimana dgn “cheekiness” dalam kajian jelajah Filsafat Nusantara?

PR buat kita.
cheers!

By Hendar Putranto

I am a doctorate student in Communication Science, FISIP Universitas Indonesia, starting in 2019. Hope this blog fulfills my studious passion to communicate?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *