Categories
Uncategorized

Puisi Fenomenologi (01)

Ketika Fenomenologi memanggilmu, enyah sudah keumuman hal yang mengerumunimu.

Sibak unik relung pengalaman dirimu rendam-makna.

Kelirulah kuantifikasi data coba gapai esensi ada,
karena hanya aletheia singkap misteri nya di sana, lampaui indera, tambatkan arti diri-dalam-semesta-makna-bahasa.

 

By Hendar Putranto

I am a doctorate student in Communication Science, FISIP Universitas Indonesia, starting in 2019. Hope this blog fulfills my studious passion to communicate?

Leave a Reply

Your email address will not be published.